Visi & Misi

Visi

Kopdit CU Melati yang kuat, profesional, mengutamakan pelayanan, pendidikan, swadaya modal, berdasarkan nilai-nilai jatidiri koperasi.

 

Misi

  1. Membantu terciptanya lapangan pekerjaan bagi anggota
  2. Meningkatkan bertambahnya anggota dengan syarat pendidikan yang memadai
  3. Memperkokoh Struktur Organisasi Kopdit dengan pelayanan di segala bidang

Penggerak

 

 

SW Dari 21 TPA

PDF

Oleh : Christ

Sesuai dengan hakikat misinya Credit Union harus menjadi agen perubahan yang mampu memberikan pengaruh riil terhadap perkembangan kulitas kehidupan masyarakat. Untuk itu CU Melati membangun topik kunci yakni membuka cabang (TPA) dimanapun daratan Indonesia berada. Pengaruh riil tersebut akan menjadi lebih baik jika pelayanannya semakin diperluas. Oleh karenanya CU harus memiliki kekuatan primer yaitu sustainability dan kemampuan commercial vibility. Jadi kita harus berani membuka TPA sebanyak mungkin agar dapat mengefektifkan pasarnya, mampu memberikan keuntungan kepada anggota, dan surplus harus mampu menutupi semua biaya modal, operasional.

TPA Kartini yang terletak di Kompleks perumahan Bumi Sawangan Indah Depok, berasal dari ibu-ibu pengajian RT dan masyarakat sekitarnya, dengan kekuatan anggota 50 orang dan mampu memberikan simpanan wajib perbulan Rp.750.000,- Ketuanya Etty Sunarno yang juga seorang pengusaha catering dan peralatan pesta. Berikutnya TPA Susan yang terletak didesa Semplak Atang Sanjaya Bogor, anggotanya baru 40 orang dan mampu menyetor SW sebesar Rp.600.000,- per bulan. Ketuanya juga perempuan Susan Herry, seorang pengusaha Salon dan angkutan umum. TPA Sidoharjo Kecamatan Tepus Wonosari Gunung Kidul diketuai oleh seorang perempuan Sri Murni Siswanto dengan jumlah anggota 180 orang. Dia berjuang keras agar anggotanya mampu menyetor SW tiap bulan sebesar Rp.2.700.000,- Ketua TPA ini sehari-hari bekerja sebagai pedagang pasar di daerahnya. TPA Kepil Desa Mulo Wonosari Gunung Kidul, dengan kekuatan anggota sebanyak 121 orang. Ketuanya perempuan lagi, yaitu Surtini. Ketua yang sangat gigih menagih piutang dengan naik turun gunung berjalan kaki. Dia juga mengharapkan agar anggotanya bisa menyetor SW sebesar Rp.1.815.000,- setiap bulan. Masih didaerah Gunung Kidul Yogyakarta yaitu TPA Klepu dengan anggota 95 orang. Ketuanya Dwiyanto yang dikenal sebagai orang yang tertib, rajin dan disiplin dalam melaksanakan kewajiban, dia juga berusaha agar anggotanya dapat menyetor SW sebesar Rp.1.425.000,- setiap bulan.

 

Kita kembali kekota Bogor. TPA Mawar di Ciluar yang baru memiliki anggota 40 orang, diketuai oleh ibu Susanti yang masih memeluk pahan “alon-alon waton kelakon” diharapkan anggotanya dapat menyetor SW sebasar Rp.600.000,- per bulan. Ada lagi TPA yang anggotanya mayoritas dari Timor Leste (ex Timor Timur), ketuanya adalah seorang pemuda Timor Timur asli Antonio Suares, dengan anggota 55 orang juga akan mampu menyetor SW sebesar Rp.825.000,- perbulan. TPA ini terletak didaerah Laladon Bubulak Bogor, itulah TPA Morisfoun. TPA Matahari, adalah TPA andalan yang berada di Kathedral Bogor dibawah koordinator Mc. Indra, dengan jumlah anggota 525 orang, sehingga sebulan mampu menyetor SW sebesar Rp.8.875.000,- Menyusul TPA Lestari Bojong Gede Bogor, anggotanya baru 25 orang. Ketuanya seorang perempuan tangguh penuh dedikasi dan prestasi, karena sebelum jadi anggota seluruh anggotanya sudah menabung SP SW lengkap.. TPA ini diharapkan dapat berkembang besar, Perempuan berhati lembut bermental baja itu adalah Lestari sesuai dengan nama TPA nya. Mereka sanggup menyetor SW setiap bulan sebesar Rp.375.000,- Di desa Blimbing Kec Gatak Kab. Sukoharjo Solo, juga berdiri TPA Manunggal Roso, diketuai oleh RM. Yuli Prasetyo, anggotanya baru 27 orang dan mampu menyetor SW setiap bulan Rp.405.000,-

TPA Maju Bersama Cicurug Sukabumi dipegang oleh Ketua PSE Paroki Cicurug bapak Taat, dengan anggota baru 10 orang juga mampu menyetor SW sebesar Rp.150.000,- setiap bulan. Berikutnya adalah TPA pancoran Mas Depok. Ketuanya adalah Kepala Sekolah SD Theresia Depok I bapak Ig. Suryanto. Anggotanya cukup besar yaitu 763 orang dengan setoran simpanan wajib sebulan Rp.11.445.000,- Whooo luar biasa. TPA Beji yang juga diketuai oleh seorang perempuan tegas penuh wibawa dialah Theresia Suryani Thedie dengan anggota 460 orang dan menyetorkan Simpanan Wajib anggotanya sebasar Rp.6.900.000,- TPA Sukmajaya ketuanya seorang Pendeta yaitu Antony Siregar, STh. Seorang pemuda yang cerdas dan disiplin. Anggotanya 289 orang, dengan setoran simpanan wajib sebesar Rp.4.335.000,-

Di Kompleks Telaga Kahuripan Parung Depok, didalam sebuah kompleks sekolah Marsudirini, terdapat 68 anggota yang dapat menyetor SW sebasar Rp.1.020.00,- setiap bulan. Ketuanya perempuan cekatan murah senyum, dia adalah Sri Suratiningsih Sedangkan TPA yang berada di desa Ciherang Kec Karang Tengah Kab. Cianjur TPA GNGF yang disatukan dengan TPA Cipanans Sindanglaya, anggotanya 80 orang. SW yang disetor kepusat sebesar Rp.1.200.000,- Lagi-lagi ketuanya perempuan yaitu ibu Krismi yang mondar mandir Cipanas-Cianjur. Cukup kringetan juga walaupujn kedua kota itu adalah termasuk kota sejuk di Jawa Barat. Jadi kalau seluruh TPA menyetor Simpanan Wajib secara tertib dan disiplin, maka setiap bulan akan masuk ke buku tabungan mereka masing-masing. Jumlahnya tentu cukup besar yakni sekitar Rp.60.000.000,- Mari kita mulai sejak sekarang.

 
joomla templateinternet security reviews

Alamat & Badan Hukum

Jalan Arif Rachman Hakim (Turi) No. 29B, Beji
Depok 16422
Telepon (021) 77200712

 

Badan Hukum No. 166/BH/PAD/KUKM/1.2/IV/2004
Tanggal 9 Mei 2004

Statistik Pengunjung

Hari Ini8
Kemarin17
Minggu Ini59
Bulan Ini315
Seluruhnya14638
University template joomla by internet security review